Menanti Kejutan di Pilgub Sulteng 2020

Advertisement

Menanti Kejutan di Pilgub Sulteng 2020

infobaru.net
Thursday, October 31, 2019

loading...




Oleh: Sigit

Info Baru.Net- Gong pesta demokrasi Pilgub Sulteng mulai nyaring menggema, Bursa pencalonan gubernur dan wakil gubernur yang bakal bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng 2020 semakin bergairah. Sejumlah nama mulai mencuat dan mengapung ke permukaan,  tidak sedikit juga yang telah mulai bergerilya untuk mencari dukungan.

Jika kita mengamati fenomena berbondong-bondongnya para tokoh, baik yang berasal dari internal partai maupun perorangan, menyatakan minat maju pada Pilgub 2020 mendatang sebagai bentuk rasa percaya diri yang terbangun karena posisi Gubernur dua periode Sulteng Longki Djanggola saat ini memasuki periode terakhir masa kepemimpinannya, dan tentunya tongkat estafet kepemimpinan Longki Djanggola harus diberikan kepada Generasi kepeminpinan berikutnya melalui jalur kontestasi politik.

Hal inilah yang kemudian membuat para bakal calon berpikir bahwa mereka punya peluang yang sama untuk menang. Dengan kata lain, pada pilgub nanti setiap bakal calon akan berangkat dari garis start yang sama.

Dan sampai saat ini Sejumlah kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng, masih terus bergerilya mencari perahu sebagai kendaraan politik untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang.

Sebab, untuk bisa menjadi calon kandidat harus mendapat dukungan, minimal 9 kursi parlemen. Namun dari syarat itu, tidak satu pun partai politik (Parpol) yang bisa mengusung calon sendiri.

Artinya untuk maju di Pilgub, harus mendapat dukungan partai lain atau berkoalisi. PDI Perjuangan, sebagai pemenang Pemilu 2019 hanya mampu mengumpulkan 6 kursi di Deprov Sulteng dan perlu mencari 3 tambahan kursi melalu jalur koalisi,  Partai Nasdem 7 kursi perlu tambah 2, Partai Golkar 7 kursi perlu tambah 2, kemudian disusul Partai Gerindra 6 kursi perlu tambah 3, PKB 4 kursi perlu tambah 5, PKS 4 kursi perlu tambah 5 dan Partai Demokrat  4 kursi perlu tambah 5 kursi. Sementara yang berpeluang  diperebutkan yakni PAN 2, Partai Hanura 2, Perindo 2 dan PPP 1 kursi.

Karena itu, kandidat saat ini tampak gencar mengikuti penjaringan yang dilakukan oleh sejumlah parpol.

Seperti diketahui, sejauh ini beberapa parpol yang memiliki kursi sudah membuka penjaringan seperti  PDIP dan Gerindra. Penjaringan ini menjadi buruan kandidat. Mereka ramai-ramai mengambil formulir pendaftaran untuk bisa mendapat dukungan

Di level gubernur, semua nama bakal calon yang muncul kepermukaan saat ini memiliki kans besar, diantaranya Moh. Hidayat Lamakarate, Rusdi Mastura, Ahmad M Ali, Sigit Purmomo, Nurwati Dewi Bantilan dan Hasanudin Atjo.

peta geopolitik Sulteng kedepan bisa menjadi penentu pola koalisi yang akan muncul nanti, dan kemungkinan besar akan melahirkan 3 pasang calon gubernur dari hasil Koalisi, diantara kemungkinan besar Gerindra-Demokrat, Nasdem-PDI-P, Golkar-PKB sedangkan sisanya yaitu Hanura, PKS, PPP, Perindo, dan PAN kemungkinan besar akan membentuk poros baru untuk menampilkan Satu paket Paslon sebagai pasangan calon alternatif lainnya sehingga menjadi 4 pasang paslon.

tentunya dinamika politik menjelang pilgub kedepan akan selalu berubah setiap saat.  masyatakat Sulteng akan menunggu kejutan dari Dinamika politik dalam rangka perhelatan pesta demokrasi Di Sulteng.




Pembaca
Loading...