Info viral - Miris, bocah malang berusia 3 tahun sunat selama 4 jam di RS, sang ayah syok ketika perban dibuka -->

Advertisement

Info viral - Miris, bocah malang berusia 3 tahun sunat selama 4 jam di RS, sang ayah syok ketika perban dibuka

infobaru.net
Sunday, November 3, 2019

loading...

Alberthy Camargos dan Istri. Foto: China Press

Info Baru.Net - Bagi banyak pria di negara dan agama tertentu melaksanakan sunat adalah sebuah kewajiban.

Kepercayaan sunat tidak cuma dilakukan di Indonesia saja.

Sunat sendiri diyakini sebagai bentuk kesadaran akan kebersihan dan kesehatan organ vital seirang pria.

Sunat dalam ilmu kesehatan dan  diyakini banyak pihak sebagai bentuk kesadaran akan kebersihan dan kesehatan organ vital seirang pria.

Prosesi sunat banyak dilakukan pada anak-anak, namun ada pula yang sejak balita sudah disunat.

Seperti halnya di dunia, tidak ada yang sempurna, namun nahas kejadian miris menimpa bocah berumur 3 tahun ini.
Anak laki-laki dari Brasil ini akan menjalani sunat dan orangtuanya pun membawanya ke ahli bedah di sebuah rumah sakit.

Lansir dari China Press pada Selasa (29/10/19) Anak laki-laki dari Brasil ini memiliki kondisi yang sering disebut sebagai phimosis atau fimosis. Phimosis merupakan suatu kondisi di mana kulup menjadi sangat kencang, tidak dapat ditarik kembali dari sekitar ujung penis.

Jika tidak ditangani dengan benar, akan menyebabkan masalah kebersihan dan fungsi seksual.

Ia Pun akhirnya ia membawa anaknya untuk disunat oleh dokter ahli saja agar amanA nehnya, proses sunat itu berlangsung selama 4 jam.

Secara normal di Brasil sunat hanya berlangsung selama 30 menit, begitupun sebagaimana tempat lain pada umumnya.
Setelah selesai proses sunat, sang ayah tidak mencurigai apapun dan mengira semuanya beres dan aman.

Lalu ia membawa pulang putranya, dan setelah itu sebuah kejutan terjadi.
Sampai di rumah si ayah membongkar kain kasa yang membalut organ vital putranya, dengan niat ingin mengganti obatnya di organ anaknya.

Namun, Camargos terkejut karena mendapati seluruh alat kelamin putranya terputus.

Hal itu membuatnya syok, dia pun terjatuh dari kursi dan nyaris pingsan mendapati hilangnya alat vital anaknya tiada.
Tak terima, Camargos lalu kembali ke Rumah Sakit untuk meminta penjelasan dokter setelah beberapa jam.

Namun, Camargos malah bertambah syok karena dokter yang mengoperasi putranya telah meninggal.Alhasil, dia merujuk putranya ke rumah sakit lain di mana anak itu di tangani oleh ahli urologi.

Dokter Urologi pun mengkonfirmasi bahwa organ reproduksinya terpotong sampai ke akarnya.Untungnya organ genital anak itu bisa kembali dioperasi untuk melindungi uretra kecil yang bisa saja terinfeksi kuman.

Para ahli medis setempat mengatakan organ genital dapat menumbuhkan kembali kulit dan bagian lainnya.

Juga diyakini bahwa organ masih dapat diperbaiki seperti sebelum mutilasi genital.
Dan bisa saja masih bisa dikembalikan seperti normal semula pada saat dewasa nanti, memiliki kehidupan yang normal.

Meskipun anak tersebut perlahan membaik, Camargos ingin melaporkan pihak rumah sakit atasa apa yang menimpa anaknya, saat ini polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.

Pembaca
Loading...