Sidang Cerai Kini Bisa Dilakukan Secara Online -->

Advertisement

Sidang Cerai Kini Bisa Dilakukan Secara Online

infobaru.net
Tuesday, December 3, 2019

loading...

Ilustrasi

Info Baru.Net. Pasangan suami istri yang sudah merasa tidak sejalan sehingga terpaksa harus berpisah, bisa mengajukan gugatan cerai ke pengadilan. Seperti layaknya sebuah pernikahan, perceraian pun juga harus tercatat secara resmi oleh negara. Sebelum keputusan berpisah disahkan pengadilan, ada sejumlah tahapan yang harus dilewati setiap pasangan yang ingin bercerai. Satu dan yang paling krusial adalah sidang perceraian. Dalam tahapan itu, suami istri yang akan bercerai akan melalui fase mediasi dengan menghadirkan saksi-saksi. Jika alasan berpisah diterima, maka gugatan akan dikabulkan.

Nah, namun, baru-baru ini tersiar kabar jika sidang perceraian dapat dilakukan secara online! Pasangan suami istri tak perlu repot bolak-balik ke pengadilan, Sidang pun bisa tetap berlangsung meski sambil bersantai nonton TV. Lah, bukankah dalam UU Perkawinan dan UU Peradilan Agama, kedua belah pihak wajib datang ke persidangan ya? Berarti terobosan tersebut menyalahi aturan dong? Hmm…

Pengadilan Agama Kelas I, Martapura, Kalimantan Selatan, membuat inovasi baru berupa sidang perceraian berbasis online. Pasangan suami istri yang ingin bercerai tidak lagi repot bolak-balik ke pengadilan


Seperti dalam video cuplikan berita di Trans7, Pengadilan Agama (PA) Kelas I di Martapura, Kalimantan Selatan kini menerima sidang perceraian berbasis online. Jika sebelumnya pasangan yang ingin bercerai harus memenuhi panggilan sidang di pengadilan, atau minimal mewakilkan ke kuasa hukumnya, kini persidangan bisa tetap berlangsung meski kedua pasangan berada di rumah sekali pun.

Ternyata tidak hanya PA di Martapura saja yang telah menerapkan sidang cerai online, dikutip dari Radar Bogor, PA di Surabaya pun telah menerapkannya. Penggugat hanya perlu datang sekali ke pengadilan untuk membuat akun dan mendaftarkan gugatannya. Setelah itu semua proses bisa dilakukan melalui gadget masing-masing, termasuk sidang.

Sepintas cara ini memang terdengar praktis dan hemat waktu. Tapi tahapan-tahapan penting yang biasanya dilakukan di persidangan jadi seperti kurang maksimal

Segala yang berbasis online memang kebanyakan diciptakan agar lebih praktis dan hemat waktu. Begitu pun sidang perceraian ini, katanya untuk memudahkan pasangan sibuk mengurus proses perceraiannya. Tapi kalau dipikir-pikir, dalam persidangan ‘kan banyak tahapan penting, yang rasanya akan kurang maksimal jika dilakukan secara online, seperti tahapan mediasi misalnya. Pada tahap ini hakim berupaya mendamaikan kedua belah pihak lewat penuturan-penuturannya. Harapannya supaya mereka bisa berdamai dan menarik kembali berkas gugatan.

Foto; Google
Coba anda bayangkan seandainya proses mediasi ini dilakukan via online –pasti akan rumit, bagaimana dengan detilnya, apa mereka yang sedang proses perceraian harus membuat grup WA?– pasti terasa kurang maksimal karena tidak saling bertatap langsung mimik wajah, bagaimana seandainya jawaban atau pernyataan yang terlontar hanya bohong belaka?

Sedangkan jika kita merujuk kembali ke UU Perkawinan dan UU Peradilan Agama, ada pasal yang secara khusus mengatur kewajiban suami istri untuk datang ke sidang cerainya

Ada sejumlah aturan hukum di Indonesia yang mengatur ketentuan hadir pada sidang perceraian seperti yang dibahas di Hukum Online, di antaranya UU Perkawinan, Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975, dan UU Peradilan Agama. Intinya jika kita merujuk ke aturan tersebut, dalam sidang cerai pertama saat upaya perdamaian, suami istri harus datang secara pribadi, kecuali salah satu atau kedua pihak tinggal di luar negeri atau berhalangan hadir, kehadirannya bisa diwakilkan kuasa hukum. Tapi untuk kepentingan pemeriksaan, hakim bisa memerintahkan keduanya untuk hadir sendiri.

walau bisa diwakilkan, ‘namun tetap harus ada kehadiran fisik orang di persidangan. Jika ingin menerapkan sidang perceraian online, bukankah hal ini bertentangan dengan hukum yang telah berlaku.

Sgt/Info Baru.Net

Pembaca
Loading...